Toshiba rilis tablet OS Windows

10 komentar

Toshiba memang sedang fokus
untuk mengembangkan tablet
Android tapi bukan berarti
produsen Jepang itu
meninggalkan Windows OS.
Setidaknya pasar Windows
tablet masih cukup besar di
Jepang.
Disebut sebagai Dynabook
WT301/D, tablet berbasis
Windows 7 ini memiliki
touchscreen berukuran 10,1 inci
dan sebuah prosesor Atom
seri terbaru. Tablet Windows 7
Professional terbaru ini
dilengkapi dengan 64GB SSD
dengan memori 2GB.
Pasar tablet Jepang akan mulai
bisa mendapatkan Toshiba
Dynabook WT301/D mulai
Januari 2012. Apakah nanti
Windows 7 tablet ini akan
dirilis di luar Jepang, khususnya
di Amerika, Toshiba belum
memberikan keterangan
resminya.
Berikut spesifikasi Toshiba
Dynabook WT301/D Windows
7 tablet:
- Display: 10.1 inci TFT 1366 x
768 resolution dan LED back
light
- OS: Windows 7 Professional
32 bit
- Microsoft Home dan
Business 2010 pre-installed
- Prosesor: ‘next-generation’
Atom
- 64GB SSD
- 2GB memory
- Bluetooth 3.0+HS
- Wi-Fi IEEE 802.11b/g/n
- USB slot, microHDMI
interface
- Kamera utama: 1.3MP,
kamera depan: 0.3MP
- stereo speakers

test

0 komentar

ini adalah halam test atau percobaan untuk keperluan bersama.ini adalah halam test atau percobaan untuk keperluan bersama.ini adalah halam test atau percobaan untuk keperluan bersama.ini adalah halam test atau percobaan untuk keperluan bersama.ini adalah halam test atau percobaan untuk keperluan bersama.ini adalah halam test atau percobaan untuk keperluan bersama.ini adalah halam test atau percobaan untuk keperluan bersama.ini adalah halam test atau percobaan untuk keperluan bersama.ini adalah halam test atau percobaan untuk keperluan bersama.ini adalah halam test atau percobaan untuk keperluan bersama.ini adalah halam test atau percobaan untuk keperluan bersama.ini adalah halam test atau percobaan untuk keperluan bersama.ini adalah halam test atau percobaan untuk keperluan bersama.ini adalah halam test atau percobaan untuk keperluan bersama.ini adalah halam test atau percobaan untuk keperluan bersama.

0 komentar

Lembaga riset NPD Group
melaporkan hasil penelitian
terakhir mereka yang
menyatakan kalau 82% pasar
smartphone di Amerika
dikuasai oleh Android dan iOS
dengan perincian 53%
Android dan 29% iOS.
Selain mendominasi, Android
dan iOS juga sama-sama
mendulang market share baru
disaat pemain lain terus
tergerus market share nya.
RIM turun menjadi 11%
sedangkan Windows Phone
hanya disisakan 2%. Hingga
kuartal dua 2007, Windows
Mobile (sebelum berubah
menjadi Windows Phone akhir
tahun lalu) masih mampu
mengambil pangsa pasar
hingga diatas 50% sebelum
akhirnya turun terus hingga
hampir 1% saat ini.
Salah satu upaya pemain lain
untuk tampil maju kedepan
adalah saling bekerja sama
dan itulah yang dilakukan oleh
Microsoft dan Nokia dimana
Nokia berharap produk-
produk nya yang menggunakan
OS Windows Phone mampu
membendung pasar
smartphone yang kebanyakan
melirik handset berbasis iOS
dan Android. Salah satu
eksekutif Nokia belum lama
mengatakan kalau anak muda
masa kini sudah jenuh dengan
iOS dan malas berurusan
dengan kompleksitas Android
yang mana jawaban untuk
masalah-masalah tersebut
diklaim ada di handset
Windows Phone Nokia.
Sedangkan RIM, banyak yang
mengatakan kalau RIM tidak
cukup cepat merespon
perubahan selera pasar ke
genre layar sentuh dan seri
Storm mereka hanyalah
selingan sesaat dari RIM untuk
mencoba membuat handset
Blackberry layar sentuh.

Via teknoup

Twitter desain ulang situsnya

0 komentar


Microsoft Umumkan Windows Defender beta, Bisa Dijalankan di Luar Windows

0 komentar



Microsoft baru saja
meluncurkan aplikasi antivirus
Windows Defender versi baru.
Dalam versi baru ini
diperkenalkan fitur baru yaitu
kemampuan dipasang di USB
atau CDROM yang kemudian bisa
di-booting sehingga bisa
digunakan untuk melakukan
pemindaian dan pembersihan
malware sebelum booting ke
Windows.
Windows Defender yang bisa
dijalankan dari CD atau USB ini
ditujukan untuk mendeteksi
virus rootkit ataupun malware
lain yang bisa menginfeksi
komputer ketika sedang proses
booting. Untuk itu pengguna
perlu mengeset dulu dari BIOS
agar proses booting berjalan
lebih dahulu dari CD atau USB
sebelum memilih untuk booting
dari hard disk yang di-instal
Windows.
Untuk menginstal antivirus ini ke
USB atau CD, aplikasi perlu
diunduh dari Microsoft dan
dijalankan di komputer yang
bersih atau tidak ada virusnya.
Setelah itu akan tersedia opsi
untuk memasang aplikasi ini ke
USB atau CD sehingga bisa
digunakan untuk membersihkan
virus di komputer lain. Perlu
diingat bahwa aplikasi akan
melakukan format di media yang
digunakan untuk instalasi (USB)
sehingga perlu dipastikan agar
data yang ada di flash disk
telah disalin ke tempat lain.
Microsoft menyediakan Windows
Defender beta dalam dua versi
yaitu 32 bit dan 64 bit. Ukuran
unduhan antivirus ini sekitar
300MB. Aplikasi ini akan
diperbarui secara berkala
sehingga pastikan untuk selalu
memeriksa kebaruan aplikasi ini
agar virus atau malware yang
terdeteksi semakin banyak dan
terus bisa mengikuti
perkembangan pertumbuhan
malware yang ada. Update juga
bisa dilakukan melalui komputer
yang telah terinstalasi aplikasi
ini sebelumnya dari menu
Update.
Microsoft sendiri memiliki
rencana lebih besar untuk
Windows Defender selain
kemampuan pemindaian offline.
Steven Sinofsky pernah
mengungkapkan bahwa Windows
Defender ini akan terpasang
secara built-in nantinya sebagai
antivirus dan antimalware di
Windows 8.

Via teknoup.com

Tahun 2012 akan jadi Milik Android?

0 komentar



Bagaimana dominasi Android di
tahun 2012 mendatang? Pada
sebuah interview baru-baru ini di
Le Web Paris 2011, Eric Schmidt
mendapatkan pertanyaan
mengapa banyak developer yang
merilis aplikasinya pada platform
iOS terlebih dahulu dan bukan
Android, bahkan terkadang
pengguna harus menunggu cukup
lama untuk bisa menggunakan
aplikasi tersebut.
Menanggapi hal ini, Schmidt
mengatakan “Prediksi saya,
enam bulan dari sekarang, Anda
akan melihat kebalikannya.”
Sebuah jawaban yang percaya
diri tentunya. Namun, hal ini
bukan tanpa alasan, ia yakin
bahwa Android akan mengambil
alih karena merupakan sistem
open platform, sehingga akan
banyak developer yang tertarik
untuk menciptakan aplikasi bagi
mereka.
Agaknya cukup beralasan jika
menyebut tahun 2012 sebagai
tahunnya Android. Ya, dengan
lebih banyak aplikasi gratis
Android tampil lebih unggul dari
iOS yang memiliki banyak aplikasi
berbayar. Fitur-fitur Ice Cream
Sandwich, Android versi terbaru
ini tentunya juga memiliki daya
tarik tersendiri bagi pengguna,
bukan hanya developer. Hmm..
apakah Anda siap menyambut
dominasi Android tahun depan?

Via gopego.com